Langsung ke konten utama

INOKULASI MIKROBA

Dalam artikel ketiga saya ini, saya akan membahas tentang inokulasi mikroba. CEKIDOOOT!

Apa itu inokulasi mikroba?

Inokulasi mikroba ialah proses penanaman mikroba secara aseptik ke media tumbuhnya, baik berbentuk padat, cair, maupun semi padat.

Apa tujuan dari inokulasi?

Tujuan dari inokulasi ialah untuk menumbuhkan mikroba pada media tumbuh sehingga akan lebih memudahkan dalam mempelajarinya.

Apa itu spread plate dan pour plate?

Spread plate yaitu suatu teknik untuk menumbuhkan mikroorganisme dalam media agar dengan cara menuangkan stok kultur bakteri diatas media agar yang telah memadat. sedangkan pour plate yaitu suatu teknik untuk menumbuhkan mikroorganisme di dalam media agar dengan cara mencampurkan media agar yang masih cair dengan stok kultur bakteri (agar) sehingga sel-sel tersebut tersebar merata baik di dalam permukaan agar maupun di dalamnya.  

Sebelum menanamkan mikroba dengan menggunakan spread plate maupun pour plate, pertama-tama kita harus mensterilisasikan alat dan bahan yang akan digunakan (sterilisasi alat sudah di bahas di artikel sebelum ini, coba cek lagi muehehe), selanjutnya kita melakukan proses pembuatan larutan fisiologis. Nah setelah melakukan proses pembuatan tersebut, dilakukanlah proses pengenceran dan yang terakhir melakukan teknik spread plate dan pour plate. 

Apasih larutan fisiologis itu?

Larutan fisiologis adalah larutan yang digunakan dalam proses pengenceran bertingkat. Larutan fisiologis mampu menjaga tekanan osmotik antara cairan di luar sel dan cairan di dalam sel sehingga mikroba yang diencerkan tidak mengalami lisis. Larutan fisiologis terbuat dari campuran NaCl 0,85% dan aquades. 

Apasih pengenceran bertingkat itu?

Pengenceran bertingkat adalah melarutkan atau melepaskan mikroba dari substratnya ke dalam air sehingga lebih mudah penanganannya. Tujuan pengenceran bertingkat yaitu untuk mengurangi kepadatan kepadatan bakteri yang ditanam Pengenceran merupakan proses yang dilakukan untuk menurunkan atau memperkecil konsentrasi larutan dengan menambah zat pelarut ke dalam larutan sehingga volume larutan menjadi berubah 

Apa saja faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam Inokulasi ini?

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam inokulasi yaitu suhu, keasaman dan kelembaban. Suhu merupakan suatu hal yang sangat penting bagi mikroorganisme. Jenis mikroorganisme yang dapat hidup dengan kisaran suhu yang luas dan ada juga jenis mikroorganisme yang dapat hidup dengan kisaran suhu yang sempit. Kelembaban sangat berpengaruh terhadap mikroorganisme karena kelembapan berpengaruh terhadap pertumbuhan mikroorganisme. Keasaman pada   mikroorganisme mempunyai kisaran hidup pada pH tertentu, yaitu 6,6 sampai 6,7 pH.

Komentar

Unknown mengatakan…
bermanfaat sekalii
auliana mengatakan…
Menarik skali pembahasannya..
Unknown mengatakan…
dari mana sumbernya ini blog ta'? nda meyakinkaki

Postingan populer dari blog ini

IDENTIFIKASI MIKROBA: METODE PEWARNAAN GRAM

Berikut ini adalah artikel keenam saya, dan kali ini saya akan membahas tentang identifikasi mikroba: metode pewarnaan gram.  Apasih pewarnaan gram itu?     Pewarnaan gram atau metode gram adalah suatu metode empiris untuk membedakan spesies bakteri mejadi dua kelompok besar, yaitu gram positif dan gram negatif, berdasarkan sifat kimia dan fisik dinding sel mereka. Proses ini melakukan olesan bakteri yang sudah terfiksasi di kenai larutan-larutan berikut zat pewaraan Kristal violet, larutan yodium, larutan alkohol (bahan pemucat) dan zat pewarnaan tandinganya berupa zat warna safranin atau air fucshin. Metode ini di beri nama berdasarkan penemunya, ilmuwan Denmark Hans Christian Gram (1853-1938) yang mengembangkan teknik ini pada tahun 1884 untuk  membedakan antara pneumokokus dan bakteri Klebsiela, pneumonia. Bakteri yang telah diwarnai dengan metode ini  dibagi menjadi dua kelompok yaitu, bakteri gram positf dan bakteri gram negatif. Bakteri G...

PENGENALAN ALAT DAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM

Ekhem, permisi. Blog pertama saya kali ini, saya akan membahas tentang pengenalan alat dan keselamatan kerja di Laboratorium Mikrobiologi.  Tanpa perlu basa-basi lagi, saya akan mengenalkan kepada kalian instrumen, alat, jenis media, serta bahan kimia yang digunakan di Laboratorium Mikrobiologi.  Pertama-tama saya akan mengenalkan kepada kalian instrumen-instrumen yang digunakan di Laboratorium Mikrobiologi, yaitu: 1. Autoklaf     Autofklaf berfungsi untuk mensterilkan basah alat dan bahan-bahan yang membutuhkan steril basah dalam penanganannya . 2. Inkubator       Inkubator berfungsi untuk memanaskan bahan-bahan kimia , sample serta zat-zat pada suhu tertentu atau inkubasi pada suhu tertentu. 3. Laminar air flow      Laminar air flow berfungsi u ntuk kultur sel maupun jaringan yang dilakukan secara steril dan aseptis dan u ntuk preparasi sampel yang membutuhkan kondisi steril dan aseptis. 4. Mikroskop...

ENUMERASI MIKROBA

Berikut adalah artikel keempat saya. Artikel keempat saya ini akan membahas enumerasi mikroba. CEKIDDDOOOT! Apasih  enumerasi mikroba itu? Enumerasi mikroba adalah suatu teknik yang digunakan untuk menghitung jumla h mikroorganisme dalam suatu bahan atau sampel. Terdapat dua cara yang b iasa di lakukan un tuk mengh itung jumlah mikroorganisme , yai tu dengan cara la ngsung d an dengan cara tidak lan gsung.  Perbedaan perhitungan secara langsun g dan ti dak langs ung it u apasih? Perhitungan secara langsung itu adalah perhitungan secara total terhadap jumlah sel mikroba dalam suatu sampel secara mikroskopik. Maksudnya disini adalah pada teknik ini cara penggunaannya ialah dengan menghitung seluruh jumlah koloni pada media tersebut, baik yang sudah mati ataupun yang masih hidup. Pada pehitungan secara langsung ini dapat dilakukan dengan dua met ode, yaitu metode perhitungan dengan kamar hitung ( Counting chamber ) dan perhitungan dengan preparat olesan ( Sm...